Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak

Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak – Kegemukan atau obesitas pada anak telah menyita banyak perhatian di dunia kedokteran, karena jumlahnya yang meningkat drastis dibanding sepuluh tahun yang lalu. Masalahnya adalah, kegemukan ini tidak hanya dapat terbawa hingga dewasa, namun juga meningkatkan resiko-resiko kesehatan yang tidak dialami anak lain dengan berat badan yang normal. Namun perlu diingat, ytidak semua anak dengan berat badan lebih dibanding anak seusianya tergolong mengalami kegemukan. Untuk menentukan kegemukan atau obesitas pada anak, diperlukan pemeriksaan kadar lemak tubuh dan perbadingan berat badan anak dengan usia dan tinggnya berdasarkan tabel pertumbuhan yang standar.

Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak

Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak

Obesitas Pada Anak

Umumnya, orang tua tidak mengkhawatirkan kondisi berat badan yang berlebih pada anak, sampai diingatkan oleh petugas kesehatan atau orang disekitarnya seperti guru, misalnya. Penegakkan diagnosis obesitas pada anak juga lebih rumit dibanding dewasa, karena tidak ada standar berat badan ideal bagi anak-anak.

Ahli mengatakan, anak dikatakan mengalami obesitas jika beratnya sedikitnya kelebihan 10% dari berat yang dianjurkan berdasarkan tinggi dan bentuk badan.

Anak obesitas, umumnya mudah dikenali, karena memiliki ciri-ciri yang khas, antara lain :

  • Wajah bulat dengan pipi tembam dan dagu rangkap
  • Leher relatif pendek
  • Dada membusung dengan payudara membesar (biasanya pada anak laki-laki)
  • Perut buncit
  • Penis mengecil akibat lemak di perut yang menutupi sebagian penis, sehingga penis seperti tidak terlihat. Istilah ini dikenal juga dengan buried penis.
  • Pubertas dini. Pada anak usia 9 tahun sudah mengalami menstruasi.
  • Genu valgum (tungkai berbentuk X) dengan kedua pangkal paha bagian dalam saling menempel dan bergesekan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan iritasi kulit akibat gesekan terus menerus.

Umumnya anak-anak mulai mengalami obesitas pada usia 5 atau 6 tahun, atau selama masa remaja. Studi menunjukkan bahwa anak yang mengalami obesitas pada usia antara 10-13 tahun, berpotensi menjadi obesitas di masa dewasa nantinya. Obesitas pada anak semakin meningkat angka kejadiannya. Ini tentu bukan masalah remeh, karena ada berbagai gangguan kesehatan di balik obesitas anak. Asupan energi dari makanan dan minuman melebihi energi yang dikeluarkan untuk beraktivitas. Kalori yang masuk harus sama dengan kalori yang keluar. Obesitas itu akibat dari ketidakseimbangan energi.

Obesitas cenderung menurun didalam keluarga. Jika salah satu anggota keluarga mengalami obesitas, maka anak memiliki kemungkinan 50% menjadi obesitas. Namun, jika kedua orangtua mengalami obesitas, maka kemungkinan meningkat menjadi 80%. Tentunya ini tidak hanya didukung faktor genetik saja, melainkan juga didukung dengan asupan makanan anak yang berlebih dibanding aktivitasnya.

Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak

Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak

Beberapa penyakit dapat menimbulkan Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak, namun hal ini sangat jarang. Misalnya ketidakseimbangan hormon, atau gangguan metabolisme. Beberapa jenis obat juga dapat menimbulkan perubahan metabolisme tubuh dan penyimpanan lemak dalam tubuh.

Masalah kebiasaan pola makan sudah harus dibentuk sejak anak mulai dikenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) diusia 6 bulan. Di usia ini aktivitas makan bagin anak sekolah adalah proses belajar, mengenal berbagai bentuk, tekstur dan rasa makanan, tanpa perlu sedikitpun memberi garam atau gula.

 

Faktor Penyebab Obesitas Obesitas Pada Anak

Faktor Penyebab Obesitas Pada Anak terjadi pada anak yang kurang melakukan aktivitas fisik yang membakar kalori juga menjadi penyebab terjadinya obesitas pada anak. Keberadaan TV dan video game yang menjadi barang wajib anak sekarang, banyak dituding sebagai faktor pembawa obesitas. Anak menjadi malas bergeral karena keasyikan melihat televisi.

Kemajuan zaman seakan-akan identik dengan memanjakan fisik, dan kita dikatakan harus mengikuti zaman bilamana kita menggunakan apapun yang sedang populer saat ini seperti roller shoes pada anak, scooter dan berbagai macam varian dari sepeda yang sayangnya tidak dipergunakan untuk memaksimalkan olahraga namu digunakan saat berjalan-jalan di mal atau pusat perbelanjaan.

Kebiasaan lain yang membuat penurunan aktivitas anak adalah kenyamanan sarana transportasi. Orangtua masa kini cenderung mengantar anak sekolah dengan mobil pribadi, turun langsung depan gerbang sekolah. Padahal ada baiknya membiarkan anak jalan kaki setidaknya 15 menit dari jarak mobil ke sekolah.

Komplikasi Obesitas

Tidak hanya menimbulkan gangguan psikososial dan emosional menurut ahli ilmu kedokteran, Faktor Penyebab Obesitas Pada AnakĀ  yang mengalami obesitas 78% obesitas berlanjut pada saat remaja, dan 25-50% pada saat dewasa. Orang dewasa yang obesitas memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan, antara lain diabetes, penyakit hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, kanker usus besar, dan payudara, serta resiko kematian dini, bila mengalami kegemukan saat remaja dibandingkan dengan orang dewasa yang mengalami obesitas saat dewasa.

Bahkan ada kecenderungan bila seorang anak mengalami obesitas, resiko untuk terkena penyakit jantung akan terjadi lebih awal. Anak dan remaja dengan kegemukan menderita konsekuensi jangka pendek maupun jangka panjang dan bisa saja gangguan baru muncul disaat ia dewasa. Selain penyakit pembuluh darah anak juga dapat mengalami gangguan otot dan sendi, terutama sendi lutut, serta beresiko menderita kanker usus besar. Sedangkan pada masa kanak-kanak, kegemukan dapat menimbulkan gangguan pernapasan dan gangguan tidur pada anakm yang tentunya akan mengganggu pertumbuhannya.


=====================================

>>> Obat Herbal Untuk Pengobatan Obesitas Pada Anak, Remaja dan Dewasa, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obesitas Pada Anak and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *