Gejala Obesitas Pada Anak

Gejala Obesitas Pada Anak – Orang awam seperti mengidentikkan kegemukan atau obesitas dengan overweight. Padahal keduanya tidak sama. Seseorang disebut overweight (kelebihan berat badan), bila berat badannya melebihi 10-30% dari berat normal. Gejala Obesitas pada anak berpotensi mengundang beragam penyakit seperti sakit jantung, masalah kolesterol, penyakit hipertensi, penyakit stroke, diabetes, dan beragam penyakit ikutannya. Penyakit-penyakit tersebut sering diidentikkan dengan penyakit orang gemuk.
Meskipun tidak mutlak pada umumnya mereka yang memilih berat badan berlebihan berpotensi terserang berbagai penyakit mematikan. Masalahnya banyak orang yang tidak mau menhindari resiko penyakit tersebut, kecuali mereka yang sudah mengalaminya.
Betapa menderitanya orang yang bertubuh gemuk, berpenyakitan pula.

Gejala Obesitas Pada Anak

Gejala Obesitas Pada Anak

Obesitas Pada Anak

Didefinisikan sebagai suatu kelainan, ditandai dengan Gejala Obesitas  penimbunan lemak tubuh secara berlebihan. Jika lemak tidak dibakar dengan beraktivitas timbunan lemak akan makin menumpuk, hal inilah yang menyebabkan orang menjadi gemuk.
Namun tidak berarti bahwa orang memiliki badan kurus akan terbebas dari gangguan penyakit. Orang yang berbadan kurus (underweight) juga memiliki banyak persoalan dengan tingkat kesehatannya. Logikanya kalai yang kurus dan senang berolahraga bisa saja terkena kolesterol tinggi, nyeri sendi, sakit jantung, dan stroke, apalagi yang berbadan gemuk, tentu lebih rentan terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Kegemukan merupakan cermin ketidakseimbangan antara tinggi dengan berat badan. Berat badan ideal adalah tinggi badan dikurang 105 dengan variasi +/- 10%. Misalnya tinggi badan 167 cm, maka berat badan ideal adalah 167-105 = 62 kg +/- 10%.
Atau dengan koridor, berkisar antara 56 kg-68 kg. Persepsi bahwa gemuk itu lambang kemakmuran, sekarang sudah berubah. Bahkan bagi setiap orang, kegemukan itu musibah. Kegemukan dapat mempertinggi resiko terhadap berbagai gangguan kesehatan yang cukup serius seperti penyakit jantung, diabetes, kanker getah bening, ginjal, pencernaan, gangguan pernapasan, gangguan persendian, batu empedu dan gagalnya fungsi hati.

Gejala Obesitas

Gejala obesitas pada anak menurut salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya suatu factor resiko penurunan kualitas hidup yang menjadi lebih rendah. Hal ini biasanya terjadi pada pria. Tidak heran jika kondisi berat badan dengan berlebihan yang terjadi pada kalangan remaja, dan paling utama yang terjadi pada remaja pria lebih cenderung dihubungkan dengan penurunan pada kepuasan hidup.

Resiko dampak psiko-sosial negative dari gejala obesitas pada anak pria ternyata efeknya jauh lebih besar dibandingkan oleh wanita. Hal ini disebabkan karena status dari berat badan yang tidak sehat dan jumlah lemah tubuh yang berlebihan juga akan memberikan suatu dampak kurang baik baik kesejahteraan fisik serta mental pada seorang remaja dan yang paling utama adalah untuk remaja pria.

Paling tidak, remaha wanita yang mengalami masalah berat badan atau mengalami masalah obesitas menunjukkan skor atau kualitas hidup yang normal dan sama dengan remaja wnaita yang badannya dengan ukuran normal.

Cara Mencegah Obesitas

Cara mencegah gejala obesitas pada anak adalah :

  1. Kurangi asupan makanan yang mengandung lemak dan minyak
    Makanan-makanan seperti ini merupakan salah satu penyebab dari terjadinya masalah obesitas. Makanan ini berasal dari lemak daging yang jenuh dan juga makaan seperti gorengan.
  2. Melakukan olahraga
    Olahraga adalah salah satu langkah dalam memelihara kesehatan yang sangat penting. Karena dengan melakukan olahragak, maka tubuh juga akan mengubah lemak menjadi karbohidrat yang kemudian bisa digunakan menjadi sumber enegri dalam melakukan suatu aktivitas. Dan semakin bertambahnya aktivitas yang dilakukan, maka semakin banyak lemak juga yang akan dibakar menjadi sumber energy. Maka dari itulah, melakukan olahraga memang sangat baik untuk membantu membakar lemak di dalam tubuh sehingga akan membuat tubuh Anda terlihat lebih sehat dan menjadi lebih bugar.
  3. Mengurangi porsi makan
    JIka makan banyak dan sedikit gerak adalah salah satu penyebab obesitas pada anak. Makah al yang perlu dilakukan adalah ada saatnya jika kita makan yang sesuai dengan porsi dari aktivitas kita sehari-hari yang kita lakukan. Sebaiknya jangan mengonsumsi nasi dengan jumlah yang berlebihan jika Anda tidak melakukan aktivitas yang berat, karena hal ini akan membuat ketidakseimbangan pada jenis makanan yang Anda makan dengab cara pergerakan dari aktivitas yang Anda lakukan. Makanlah dengan makanan yang seimbang nutrisi dan porsinya yang sesuai dengan aktivitas harian yang Anda lakukan.
  4. Kurangilah mengemil makanan
    Ngemil adalah terlalu banyak mengonsumsi jenis makanan yang ringan, misalnya adalah makanan-makanan seperti ciki, kerupuk, cokelat, biscuit, minum es dan lainnya. Oleh sebab itulah, hindarilah sejenis makanan-makanan tadi sebagai salah satu langkah mencegah gejala obesitas pada anak.

Cara mengatasi gejala obesitas pada anak salah satunya dilakukan dengan buah mangga. Kandugan konsentrasi bioaktif yang ada di dalam buah manga sangat tinggi dalam membantu meningkatkan penghambatan pada perkembang sel-sel lemak dalam tubuh manusia. Untuk bisa memahami semua senyawa alami yang ada di dalam setiap buah memah tidak mudah dibandingkan dengan meneliti kandungan gizi yang ada di dalamnya. Kulit buah manga merupakan sumber potensi dari NUtraceuticals atau makanan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan selain manfaar yang ada pada buahnya sendiri. Penemuan seperti ini juga sangat berguna dalam dunia medis dan dunia kesehatan untuk membantu mengatasi obesitas pada anak yang memiliki banyaknya peranan yang bisa menimbulkan macam-macam dari suatu penyakit.

Gejala Obesitas Pada Anak


=====================================

>>> Abecell Untuk Pengobatan Obesitas Pada Anak, Remaja dan Dewasa, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obesitas Pada Anak and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>