Obesitas Dan Kegemukan

Obesitas Dan Kegemukan – Obesitas dan kegemukan adalah kondisi tubuh yang memiliki jumlah cadangan lemak yang lenih banyak dibanding kebutuhannya. Trigliserida dan kolesterol adalah beberapa jenis lemak dalam tubuh kita. Trigliserida banyak terdapat pada tubuh orang gemuk dan tidak dimiliki oleh orang kurus. Adapun kolesterol terdapat baik pada orang kurus maupun gemuk. Kondisi tubuh dengan kadar lemak tinggi disebut hipertrigliserida.

Obesitas Dan Kegemukan

Obesitas Dan Kegemukan

Obesitas dan Kegemukan

Banyak struktur organ dalam tubuh orang gemuk yang diselimuti lemak. Jika jantung, hati, dan pembuluh darah diselimuti dan terdesak lemak. tentu akan membahayakan laju metabolisme.

Orang dengan kondisi Obesitas Dan Kegemukan mempunyai kecenderungan mengalami peningkatan kadar asam urat dalam darah. Sampai saat ini belum ada teori yang bisa menjelaskan mengapa penderita obesitas memiliki kadar asam urat yang tinggi. namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa kadar asam urat pada penderita obesitas lebih tinggi dibanding normal. Oleh karena itu, jagalah agar jangan sampai mengalami Obesitas Dan Kegemukan dengan rutin berolahraga dab memerhatikan asupan makan sehari-hari.

Untuk mengetahui Anda mengalami Obesitas Dan Kegemukan dengan cara mengitung indeks massa tubuh atau body mass index (BMI). Kita harus mengetahui  berat dan tinggi badan. Kemudian, berat badan dalam ukuran kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam ukuran meter. Hasilnya disebut BMI.

Masalah obesitas pada anak saat ini menjadi masalah yang harus mendapat perhatian lebih, karena obesitas pada anak bisa menimbulkan suatu resiko terjadinya suatu penyakit yang lebih berbahaya lagi jika usia mereka semakin tua. Konsekuensi dari peningkatan berat badan akan memberian efek seperti terjadinya intoleransi glukosa, dan juga penyakit hipertensi. Obesitas pada anak, intoleransi glukosa dan juga penyakit hipertensi pada anak biasanya akan menyebabkan usia dini di masa yang akan mendatang sekitar usia 55 tahun.

Kosensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 di Indonesia meyebutkan bahwa intoleransi glukosa yang menjadi penyebab dari munculnya penyakit diabetes. 4-9 persen mereka yang mengalami intoleransi glukosa biasanya akan mengalami penyakit diabetes. Dan pengidap intoleransi glukosa juga mempuyai resiko atau potensi dari munculnya gangguan pada kardiovaskular yang besarnya satu setengah jali lebih tinggi dibandingkan mereka yang normal.

Resiko Obesitas Pada Anak

Resiko Obesitas pada anak akan menimbulkan masalah seperti dibawah ini :

  1. Resiko penyakit jantung dan juga gangguan pembuluh darah misalnya terjadinya pembesaran atau pembengkakan jantung dan peningkatan pada tekanan darah.
  2. Terjadinya gangguan pada sistem metabolisme glukosa. Misalnya seperti yang dijelaskan diatas intoleransi glukosa.
  3. Gangguan yang terjadi pada kedudukan tulang, bentuknya berupa kaki yang engkor atau juga tergelincirnya pada bagian sambungan tulang paha yang paling sering terjadi adalah pada anak laki-laki.
  4. Selain itu gangguan yang terjadi pada lulit, khususnya adalah dibagian daerah lipatan yang terjadi dari akibat suatu gesekan.
  5. Gangguan pada mata misalnya adalah penglihatan yang ganda, yang terlalu sensitif pada sinar cahaya, serta batas pandangan pada anak yang berubah menjadi lebih sempit.

Bentuk dari tubuh obesitas pada anak adalah :

  1. Apple shape body : Tubuhnya berbentuk seperti buah apel. Hal ini terjadi jika lemak yang lebih banyak ada dibagain atas tubuh, yakni pada dada serta pinggang. Selain itu, bentuk tubuh ini juga akan beresiko lebih besar lagi untuk terserang penyakit kardiovaskular misalnya seperti penyakit hipertensi, penyakit diabetes melitus dibandingkan dengan pear shape body.
  2. Pear shape body :Tuubuhnya berbentuk seperti buah pir. Hal ini terjadi jika lemak yang jumlahnya lebih banyak terjadi dan menumpuk di bagian bawah tubuh yakni pada bagian pinggul serta paha.
  3. Intermediate : bentuk yang terjadi adalah bentuk pertengahan diantara keduanya.

Cara menurunkan berat badan anak adalah dengan membetasi asupan dari kalori yang masuk ke dalam tubh mereka dan juga meningkatkan aktivitas fisik misalnya adalah seperti melakukan olahraga. Dan anak-anak masih membutuhkan gizi serta makanan untuk bisa mendukung terjadinya perkembangan di dalam tubuh mereka. Oleh karena itulah anak sangat dianjurkan untuk melakukan cara yang eksrim yang misalnya adalah melakukan diet ketat namun sehat agar mendapatkan berat badan ideal mereka. Hal yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan cara membagi atau membatasi asupan makanan yang mengandung kalori, gula, serta lemak di dalam makanan. Untuk membantu mengurangi konsumsi makanan berlemak, maka sebagai orang tua Anda bisa memberikan makanan daging tanpa lemak. Dan alternatif yang lainnya adalah dengan memberikan susu yang rendah akan lemak. Namun demikian, para ahli juga menyarankan jika susu yang mengandung rendah lemak sebaiknya hanya diberikan pada anak yang usianya 12 tahun ke atas saja.

Karena konsumsi lemak yang terjadi pada anak balita khususnya di Jakarta sudah melebihi jumlah yang diharuskan. Konsumsi makanan yang diharuskan adalah terdiri dari 50 persen karbohidrat, 30 persen lemak dan juga 20 persen protein. Jumlah dari asupan lemak yang sangat dibutuhkan oleh orang dewasa jumlahnnya tidak lebih dari sekitar 55 gram setiap harinya. Dan dengan kata lain, maka jumlah dari anjuran untuk mengonsumsi lemak pada anak-anak seharusnya jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang disebutkan tadu. Sebagai suatu gambaran, kandungan lemak yang ada pada segelas susu cream jumlahnya 8 ram. Jika anak minum sebanyak 4 gelas susu dalam setiap hari, maka konsumsinya adalah sekitar 32 gram. Dan ini masih belum termasuk makanan yang lain.

Obesitas Dan Kegemukan


=====================================

>>> Obat Herbal Untuk Pengobatan Obesitas Pada Anak, Remaja dan Dewasa, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obesitas Pada Anak and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *